Rabu, 13 Juli 2016

Cara Sambung Samping Tanaman Kakao

Cara Sambung Samping Tanaman Kakao - Pada usaha budidaya tanaman kakao, rakyat seringkali ditemukan tanaman kakao yang mempunyai produktivitas rendah. Adanya tanaman yang demikian, umumnya disebabkan oleh penggunaan bibit asalan yang didapat dari sumber bibit yang tak jelas asal-usulnya. Bila dibiarkan terus tumbuh tanaman yang produktivitas rendah ini tentunya akan sangat merugikan. Sedang jika dibongkar dan diganti dengan tanaman baru (replanting), waktu yang dibutuhkan untuk menunggu tanaman mulai berbuah kembali akan membutuhkan waktu cukup lama.

Cara Sambung Samping Tanaman Kakao
Cara Sambung Samping Tanaman Kakao
Untuk mengatasi masalah itu, saat ini sudah dikenal teknik yang bisa memperbaiki produktivitas tanaman kakao tanpa harus melakukan replanting. Teknik ini dikenal dengan istilah teknik sambung samping tanaman kakao.

Mengenal cara sambung samping


Sambung samping tanaman kakao adalah teknik/cara menyambungkan batang atas (entres) yang diperoleh dari tanaman induk unggul ke batang bawah tanaman kakao yang mempunyai produktivitas rendah. Sambung samping dilakukan untuk meningkatkan jumlah produksi buah kakao dari tanaman yang sebelumnya berbuah sangat sedikit. Dengan cara sambung samping kita bisa memperbaiki produktivitas kebun kakao tanpa harus melakukan pembongkaran & replanting terhadap tanaman yang sudah ada.

Untuk melakukan teknik sambung samping tanaman kakao, ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan, yaitu persiapan alat dan bahan, pelaksanaan teknik sambung samping & perlakuan pasca sambung samping.

Persiapan alat & bahan


Tahapan pertama yang dilakukan dalam sambung samping ialah persiapan alat & bahan. Alat yang perlu disiapkan sangat sederhana yakni pisau okulasi yang tajam dan bersih, gunting pangkas, gergaji tangan, golok & batu asah. Sedangkan bahan yang digunakan hanyalah plastik bening & tali rafia.

Persiapan batang bawah


Sebelum melakukan sambung samping, batang bawah perlu dipangkas & dipupuk. Pemangkasan dilakukan supaya fotosintesis tanaman nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal untuk pertumbuhan sambungan. Sedang pemupukan dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tanaman terhadap serangan hama & penyakit pasca disambung samping. Pemangkasan & pemupukan dilakukan secara beriringan yaitu sekitar 1 bulan sebelum sambung samping dilakukan.

Persiapan batang atas


Setelah batang bawah dipangkas & dipupuk, langkah selanjutnya yang dilakukan dalam cara sambung samping adalah penyiapan batang atas (entres). Entres didapat dari cabang-cabang tanaman kakao yang mempunyai produktivitas tinggi & ketahanan terhadap hama dan penyakit yang kuat. Entres sebaiknya didapat dari tanaman kakao klon unggul seperti PBC 123 & BR 25. Entres juga bisa diperoleh dari tanaman produksi yang memenuhi syarat antara lain produktivitasnya tinggi minimal selama 4 tahun berturut-turut, tak terserang hama & penyakit penting tanaman kakao.

a. Pembuatan mata entres


Entres diambil dari cabang sepanjang ± 15 cm yang mempunyai 2-4 duduk daun. Bagian atas duduk daun inilah yang merupakan tempat tumbuh tunas yang akan menjadi batang-batang baru di tanaman hasil sambung samping. Bagian bawah mata tunas harus bisa disayat serong seperti tombak sepanjang 3,0-4,5 cm & ujung lainnya dipotong serong sepanjang 2-3 cm bersebelahan dengan potongan bagian bawah kayu mata tunas.

b. Pembuatan tapak sambungan


Tapak sambungan dibuat di batang pokok di ketinggian antara 45-75 cm dari permukaan tanah. Tapak sambungan dibuat dengan membuat 2 torehan vertikal yang sejajar dan sepanjang 7 – 10 cm dengan jarak 2-3 cm. Torehan itu dibuat sampai menyentuh jaringan kayu. Ke-2 torehan kemudian dihubungkan dengan torehan horizontal di bagian atasnya. Setelah itu, bukalah kulit yang tertoreh untuk kemudian disambungkan dengan entres yang telah dibuat.

c. Penyambungan


Penyambungan dilakukan dengan memasukan kayu mata tunas yang sudah siap secara perlahan ke dalam tapak sambungan dengan membuka lidah torehan agar bagian potongan tak rusak. Lalu lekatkan entres ke jaringan kayu batang bawah, Kemudian ikat sambungan dengan tali rafia. Entres yang telah menempel kemudian dibungkus memakai plastik bening. Dan biarkan selama 3 minggu.

Perlakuan paska sambung samping


Setelah sambung samping tanaman kakao sudah berumur 3 minggu, bukalah plastik pembungkus supaya pertumbuhan mata tunas tak terhambat. Sambungan lalu dipelihara dan dibiarkan tumbuh sampai cukup besar. Bila sambungan sudah berumur sekitar 6 bulan, batang pokok mesti dipangkas agar tak terjadi persaingan dengan sambungan. Pemotongan dilakukan pada jarak minimal 30 cm dari tapak sambungan. Setelah 18 bulan, entres telah tumbuh besar & mulai memproduksi buah kakao dengan produktivitas tinggi. Sekitar 40 butir & berat biji kering di atas 1 gram per biji.

Cabang-cabang yang digunakan sebagai entres ialah cabang yang masih muda berusia 3 bulan berwarna hijau kecoklatan. Juga jangan lupa memeriksa entres dari serangan penyakit VSD.
Bila entres didapat dari tempat yang jauh dari tanaman batang bawah, maka perlu dilakukan pengemasan khusus supaya entres masih tetap segar. Cabang-cabang entres yang sudah diambil harus dibuang daunnya tanpa merusak tangkai daun. Daun dibuang supaya penguapan entres tak terlalu besar. Supaya entres bisa bertahan lama, entres harus dikemas menggunakan pelepah daun pisang. Dengan pengemasan yang demikian, entres bisa bertahan selama 4 hari dipejalanan.

Sambung samping tanaman kakao


Setelah batang bawah, entres, alat dan bahan penyambungan siap, cara sambung samping bisa langsung dilakukan. Pelaksanaan teknik sambung samping bisa mengikuti urutan prosedur sebagai berikut:

a. Pembuatan mata entres


Entres diambil dari cabang dengan panjang ± 15 cm yang mempunyai 2-4 duduk daun. Bagian atas duduk daun inilah yang merupakan tempat tumbuh tunas yang akan menjadi batang baru di tanaman hasil sambung samping. Bagian di bawah mata tunas harus bisa disayat serong seperti tombak sepanjang 3,0-4,5 cm & ujung lainnya dipotong serong sepanjang 2-3 cm bersebelahan dengan potongan bagian bawah kayu mata tunas.


b. Pembuatan tapak sambungan


Tapak sambungan dibuat pada batang pokok dengan ketinggian antara 45-75 cm dari permukaan tanah. Tapak sambungan dibuat dengan membuat 2 torehan vertikal yang sejajar dengan panjang 7 – 10 cm dengan jarak 2-3 cm. Torehan itu dibuat sampai menyentuh jaringan kayu. Ke-2 torehan kemudian dihubungkan dengan torehan horizontal di bagian atasnya. Setelah itu, buka kulit yang tertoreh untuk kemudian disambungkan dengan entres yang telah dibuat.


c. Penyambungan


Penyambungan dilakukan dengan memasukan kayu mata tunas yang sudah siap secara perlahan ke dalam tapak sambungan dengan membuka lidah torehan agar bagian potongan tak rusak. Kemudian lekatkan entres ke jaringan kayu batang bawah, kemudian ikat sambungan dengan tali rafia. Entres yang telah menempel lalu dibungkus menggunakan plastik bening. Dan biarkan selama tiga minggu.

Perlakuan paska sambung samping


Setelah sambung samping tanaman kakao berumur 3 minggu, bukalah plastik pembungkus supaya pertumbuhan mata tunas tak terhambat. Sambungan lalu dipelihara dan dibiarkan tumbuh sampai cukup besar. Bila sambungan telah berumur sekitar 6 bulan, batang pokok harus dipangkas supaya tak terjadi persaingan dengan sambungan. Pemotongan dilakukan pada jarak minimal 30 cm dari tapak sambungan. Setelah 18 bulan, entres telah tumbuh besar & mulai memproduksi buah kakao dengan produktivitas tinggi.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Sambung Samping Tanaman Kakao semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi kamu semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar