Selasa, 16 Agustus 2016

JARWO SUPER MAMPU MENDONGKRAK PANEN PADI SAMPAI 14 TON PER HEKTAR

Jarwo Super Mampu Mendongkrak Panen Padi - Baru-baru ini Badan Litbang Kementerian Pertanian mempublikasikan hasil dari penelitian budidaya padi dengan sistem jajar legowo super (jarwo super). Hasilnya sangat mencengangkan, metode jarwo super mampu mendongkrak hasil panen padi sampai 14,4 ton per hektar.

Penelitian dilakukan di Indramayu, dengan menggunakan beberapa varietas padi yang memperlihatkan 3 hasil berbeda-beda. Varietas inpari HBD menunjukkan hasil panen tertinggi sebanyak 14,4 ton per hektar. Sedang varietas inpari 30 Ciherang Sub-1 & Inpari 33 masing-masing 13,9 & 12,47 ton per hektar.

JARWO SUPER MAMPU MENDONGKRAK PANEN PADI SAMPAI 14 TON PER HEKTAR
Jarwo Super Mendongkrak Panen Padi
Meski budidaya tersebut masih dilakukan di lahan penelitian, tapi diperkirakan produktivitas rata-rata dengan metode jarwo super ini mampu menghasilkan 10 ton per hektar. Hasil ini jauh lebih baik dibandingkan dengan metode jarwo biasa yang produktivitas rata-ratanya sekitar 6 ton per hektar.

Jajar legowo legowo / sering disebut jarwo merupakan metode menanam padi dengan merekayasa jarak tanam. Dalam budidaya padi ini biasanya tanaman yang ada di pinggir sawah menghasilkan panen lebih banyak dibandingkan yang ada ditengah. Dengan sistem jarwo jarak penanaman padi direkayasa seolah-oleh semua tanaman ada di pinggir sawah. Kemudian apa bedanya dengan jarwo super?

Mengenal sistem jarwo super




  1. Secara prinsip metode jarwo super ini sama dengan jarwo biasa. Perbedaannya dalam jarwo super beberapa variabelnya dibuat lebih optimal. Setidaknya ada 4 hal yang harus diterapkan secara ketat dalam sistem jarwo super. Berikut ini uraiannya:
  2. Penggunaan benih unggul - Benih yang digunakan untuk sistem jarwo super ini harus benih unggul. Benih unggul yang sudah di uji coba antara lain inpari HBD, 30 Ciherang Sub-1 & Inpari 33.
  3. Penerapan biodekomposer - Sebelum tanah diolah terlebih dahulu berikan biodekomposer guna mengomposkan jeramai sisa panen terdahulu. Biodekomposer mempercepat proses pengomposan jerami dari sekitar 2 bulan menjadi hanya 1 sampai 2 minggu.
  4. Penggunaan pupuk hayati - Pupuk hayati adalah pupuk yang berisi mikroorganisme hidup yang berfungsi penambat nitrogen serta meningkatkan kesuburan tanah. Aktivitas mikroorganisme dalam pupuk hayati ini membantu meningkatkan penyerapan zat hara tanah oleh tumbuhan.
  5. Pengendalian hama & penyakit tanaman terpadu - Menerapkan pengendalian hama & penyakit dengan menggunakan pestisida alami dan pestisida sintetis secara berimbang. Pestisida yang alami memiliki dampak racun yang lebih rendah serta aman bagi hewan dan manusia. Sehingga mikroba atau serangga yang berguna bagi padi tak ikut mati terbasmi.
  6. Mekanisasi pertanian - Menggunakan mesin-mesin pertanian guna proses pemanenan seperti combine harvester. Mesin pertanian mampu menekan bulir padi yang hilang pada proses pemanenan. Sehingga budidaya menjadi lebih efisien & produktivitas pun meningkat.


Demikianlah pembahasan mengenai Jarwo Super Mampu Mendongkrak Panen Padi Sampai 14 Ton Perhektar semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi kamu semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar